DPK Bartim Kunjungi Salah Satu Pelaku Usaha Mikro Di Desa Haringen, ini Tujuannya
Tamiang Layang, METROKALTENG.ID – Dalam upaya memperluas akses bahan bacaan berkualitas sekaligus mendukung implementasi program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur terpilih periode 2025–2030.
Yakni pengembangan desa wisata tematik dan agroteknologi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Barito Timur melakukan kunjungan ke salah satu pelaku usaha mikro di Desa Haringen, Kecamatan Dusun Timur.
Dikutip dari MMC Bartim, bahwa kunjungan tersebut menyasar Raffasya Garden, sebuah usaha yang dirintis pasangan suami istri Hendra Arsani dan Sarah Azhari.
Usaha ini menjadi cikal bakal wisata kebun buah-buahan tropis yang dikelola secara mandiri oleh keduanya, yang sehari-hari juga bekerja di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Barito Timur.
Menariknya, usaha pemasaran buah-buahan tersebut berawal dari hobi sederhana. Dari kebiasaan merawat dan menikmati tanaman buah, sang istri kemudian berinisiatif memasarkan hasil kebun melalui media sosial.
Dari langkah kecil itu, usaha yang dijalankan secara daring perlahan berkembang dan mulai dikenal masyarakat, meski tetap menghadapi berbagai tantangan dalam prosesnya.
Plt. Kepala DPK Kabupaten Barito Timur, Ari Panan P. Lelu, S.H., mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk dukungan nyata DPK dalam mendorong tumbuhnya inovasi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro yang memiliki potensi untuk berkembang menjadi destinasi wisata berbasis edukasi dan agroteknologi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan support sekaligus wawasan kewirausahaan yang inovatif kepada pemilik usaha mikro Raffasya Garden. Kami berdiskusi mengenai manajemen pemasaran, pengembangan usaha, hingga teknis perawatan tanaman buah-buahan yang juga dapat dipelajari melalui buku-buku bacaan yang tersedia di Perpustakaan Daerah,” ujar Ari Panan P. Lelu.
Ia menambahkan, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat literasi yang mampu mendorong lahirnya ide-ide kreatif dan produktif di tengah masyarakat.
Menurutnya, dukungan literasi yang tepat dapat menjadi pemicu berkembangnya usaha berbasis potensi lokal.Ari Panan berharap, melalui inisiasi ini, cikal bakal desa wisata tematik dan agroteknologi di Desa Haringen dapat segera terwujud dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Harapan kami, apa yang dirintis di Raffasya Garden ini dapat berkembang menjadi bagian dari visi SEGAH, yakni SEJAHTERA, dalam waktu yang tidak lama. Ini bukan hanya tentang usaha, tetapi juga tentang membangun kemandirian, kreativitas, dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (B)




Tinggalkan Balasan