Muara Teweh, (METROKALTENG.ID) – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Ardianto, mengapresiasi Program SIP Pintar yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, khususnya kebijakan pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik. Program tersebut dinilai sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ardianto di Muara Teweh, Sabtu (18/7/2026), menanggapi mulai direalisasikannya Program SIP Pintar di berbagai satuan pendidikan yang tersebar pada sembilan kecamatan di Kabupaten Barito Utara.

Menurut Ardianto, program ini memiliki dampak positif yang sangat besar karena menyasar seluruh jenjang pendidikan dasar dan pendidikan anak usia dini. Berdasarkan data pendidikan daerah, terdapat 223 satuan PAUD dan TK yang terdiri dari 148 Taman Kanak-kanak (TK) serta 75 Kelompok Bermain (KB) dan layanan PAUD sejenis.

Selain itu, terdapat 159 Sekolah Dasar (SD) dan 52 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di wilayah Barito Utara.

Dengan cakupan penerima yang cukup luas, Ardianto menilai pelaksanaan program harus dirancang secara matang agar berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.

“Program SIP Pintar merupakan kebijakan yang sangat baik karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, terutama keluarga yang memiliki anak usia sekolah. Penyaluran seragam gratis dapat mengurangi beban pengeluaran orang tua pada awal tahun ajaran,” ujar Ardianto yang juga menjabat Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Barito Utara.

Ia menambahkan, bantuan seragam sekolah gratis tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, tetapi juga dapat mendorong peningkatan angka partisipasi sekolah. Menurutnya, tidak sedikit orang tua yang menghadapi kendala biaya saat memasuki tahun ajaran baru, sehingga program tersebut menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah dalam memastikan anak-anak tetap memperoleh hak pendidikan.

Sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Barito Utara, Ardianto juga menyoroti dampak sosial dari program tersebut. Ia menilai keseragaman pakaian sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan mengurangi kesenjangan sosial di kalangan peserta didik.

“Dengan seragam yang sama, anak-anak akan lebih percaya diri dan tidak merasa dibedakan karena kondisi ekonomi keluarganya. Ini juga menjadi salah satu langkah untuk meminimalkan potensi perundungan akibat perbedaan penampilan,” katanya.

Meski memberikan apresiasi, Ardianto mengingatkan agar pelaksanaan program dilakukan secara cermat dan profesional. Ia berharap distribusi seragam dapat dilakukan tepat waktu sehingga sudah bisa digunakan sejak hari pertama masuk sekolah.

Selain itu, pendataan ukuran siswa harus dilakukan secara akurat agar tidak terjadi kesalahan yang berpotensi menimbulkan kendala bagi siswa maupun orang tua.

“Kami berharap distribusi seragam dilakukan tepat waktu sehingga sudah dapat digunakan sejak hari pertama masuk sekolah. Pendataan ukuran juga harus akurat agar tidak terjadi kesalahan ukuran yang justru menyulitkan siswa maupun orang tua,” ujarnya.

Ardianto juga menekankan pentingnya kualitas bahan seragam yang digunakan. Menurutnya, seragam yang nyaman dan berkualitas akan mendukung aktivitas belajar siswa sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal.

Tidak hanya itu, ia mendorong agar proses pengadaan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku. Bahkan, apabila memungkinkan, pelibatan pelaku UMKM dan konveksi lokal dalam proses produksi seragam dapat menjadi nilai tambah bagi program tersebut.

“Kalau memungkinkan, produksi seragam juga melibatkan UMKM atau konveksi lokal sehingga manfaat program ini tidak hanya dirasakan dunia pendidikan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat Barito Utara,” tambahnya.

Sebagai wakil rakyat, Ardianto menegaskan DPRD Barito Utara akan terus mendukung berbagai program pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, Program SIP Pintar merupakan salah satu kebijakan strategis yang sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan layanan pendidikan di Kabupaten Barito Utara.

Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan disempurnakan sehingga manfaatnya semakin luas serta mampu mendukung terwujudnya generasi muda Barito Utara yang cerdas, berdaya saing, dan memiliki kesempatan pendidikan yang setara. (Uzi)