DPRD Barito Utara Studi ke Denpasar, Dalami Model Penataan Permukiman Berkelanjutan
Muara Teweh, Nuansanusantara.com – DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, melakukan kaji banding ke Kota Denpasar, Bali, untuk mempelajari praktik penataan permukiman berkelanjutan sebagai bahan penguatan kebijakan pembangunan daerah.
Kunjungan yang dipimpin Ketua DPRD Barito Utara H. Taufik Nugraha bersama sejumlah anggota dewan itu difokuskan pada pembelajaran terkait tata kelola kawasan permukiman, tata ruang, hingga pengelolaan lingkungan yang dinilai berhasil diterapkan Pemerintah Kota Denpasar.
Taufik mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Barito Utara, termasuk sebagai referensi dalam penyusunan regulasi daerah.
“Kami ingin mempelajari secara langsung praktik-praktik baik yang diterapkan di Denpasar agar bisa menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan, termasuk kemungkinan dituangkan dalam Perda,” kata Taufik, Selasa (28/4/2026).
Menurut dia, penataan kawasan permukiman tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut aspek keberlanjutan, lingkungan, dan kualitas hidup masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD juga berdiskusi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Denpasar terkait tantangan pembangunan permukiman, mulai dari aspek regulasi, pembiayaan, hingga partisipasi masyarakat.
Taufik menilai pengalaman Denpasar dapat menjadi referensi penting bagi Barito Utara dalam mendorong kawasan permukiman yang lebih tertata, layak huni, dan ramah lingkungan.
Pengamat menilai studi antardaerah semacam ini penting untuk mempercepat adopsi praktik terbaik dalam pembangunan, terutama di sektor perumahan dan permukiman yang menjadi bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan.
DPRD Barito Utara berharap hasil kaji banding tersebut dapat memperkuat arah kebijakan daerah serta mendukung sinergi antarwilayah dalam pembangunan permukiman yang terintegrasi. (Uzi)



Tinggalkan Balasan