Bupati Barut Paparkan KUA-PPAS 2027, Fokus pada Percepatan Pembangunan Daerah
Muara Teweh, METRO KALTENG.ID – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai merumuskan arah kebijakan pembangunan dan penganggaran tahun 2027. Hal itu ditandai dengan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD Barito Utara, Selasa (14/7/2026).
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin mengatakan, KUA dan PPAS 2027 menjadi dasar penyusunan APBD yang berorientasi pada pencapaian target pembangunan daerah secara terukur.
Menurutnya, dokumen tersebut memuat arah kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah, sekaligus target kinerja berbagai program pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran mendatang.
“KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 memuat kerangka kebijakan mengenai target pencapaian kinerja dari berbagai program pembangunan yang akan dilaksanakan,” kata Shalahuddin saat menyampaikan pidato pengantar di hadapan anggota DPRD.
Ia menjelaskan, penyusunan KUA dan PPAS mengacu pada RKPD Kabupaten Barito Utara Tahun 2027, RKPD Provinsi Kalimantan Tengah, serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027. Selain itu, penyusunannya juga mempertimbangkan kondisi ekonomi daerah, prioritas pembangunan, dan kemampuan keuangan daerah.
Dokumen tersebut turut diselaraskan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Barito Utara periode 2025–2029 yang menitikberatkan pada percepatan pembangunan daerah serta mendukung agenda pembangunan tingkat provinsi dan nasional.
Untuk tahun 2027, tema pembangunan daerah diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang religius, sehat, cerdas, produktif, inovatif, dan berdaya saing.
Tema tersebut didukung melalui tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan bertanggung jawab. Sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus pemerintah daerah juga disampaikan dalam rapat tersebut.
Di antaranya program pendidikan gratis 16 tahun, pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, layanan BPJS Gratis, pembangunan balai latihan kerja, bantuan alat berat untuk desa, santunan duka, bantuan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia, peningkatan insentif aparat desa dan tenaga keagamaan, penyediaan ambulans desa, pembangunan sarana air bersih, peningkatan kesejahteraan ASN, hingga penguatan peran lembaga adat.
Shalahuddin berharap pembahasan KUA dan PPAS bersama DPRD dapat berjalan lancar sehingga menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD terus terjalin dengan baik untuk mewujudkan percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” ujarnya.
Rapat paripurna turut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, unsur pimpinan dan anggota DPRD, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Barito Utara. (Uzi)




Tinggalkan Balasan