Muara Teweh, (NETROKALTENG.ID) — Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan empati mendalam terhadap musibah bencana alam yang menimpa masyarakat di Sumatera. Sebagai bentuk penghormatan bagi para korban sekaligus dorongan untuk memperkuat solidaritas nasional, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin memutuskan menunda seluruh kegiatan hiburan, termasuk festival budaya, hingga situasi dinilai lebih kondusif.

Sejalan dengan keputusan tersebut, Pemkab Barito Utara secara resmi menggerakkan penggalangan bantuan kemanusiaan untuk membantu proses pemulihan di daerah terdampak bencana. Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata nilai-nilai Pancasila serta filosofi lokal Huma Betang yang selama ini menjadi pedoman hidup masyarakat Barito Utara.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Barito Utara, Rayadi, menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan rasa senasib sepenanggungan adalah kekuatan utama bangsa.

“Persaudaraan itu pondasi bangsa kita. Musibah yang menimpa saudara-saudara di Sumatera adalah duka kita juga. Dengan semangat Huma Betang, kita bergerak bersama mengulurkan tangan untuk meringankan derita mereka,” ujar Rayadi di Muara Teweh, Senin (8/12/2025).

Rayadi berharap gerakan bantuan ini dapat menjadi bentuk nyata keberpihakan masyarakat Barito Utara terhadap sesama, sekaligus membantu mempercepat pemulihan sosial dan kemanusiaan di wilayah terdampak bencana. (Uzi)