Anggota DPRD Barito Utara Siap Kawal Kemauan Masyarakat Montallat pada Musrenbang RKPD Tahun 2027
Muara Teweh, METROKALTENG.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan kemauan masyarakat Kecamatan Montallat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027.
Komitmen tersebut disampaikan saat para anggota DPRD menghadiri Musrenbang RKPD Kecamatan Montallat yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Montallat, Jumat (6/2/2026). Forum ini menjadi wadah strategis penyampaian usulan prioritas pembangunan dari masyarakat kepada pemerintah daerah.
Aspirasi yang disampaikan merupakan hasil penjaringan anggota DPRD saat melaksanakan kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) IV, yang kemudian dirumuskan dan disampaikan secara resmi melalui forum Musrenbang kecamatan.
Anggota DPRD Barito Utara, Suhendra, menyampaikan sejumlah usulan prioritas, di antaranya penyelesaian jalan Montallat I menuju feri penyeberangan Montallat II, pembangunan turap di kawasan Pasar Lama, serta penanganan longsor di depan SDN 2 Tumpung Laung II.
Sementara itu, anggota DPRD Rujana Anggraini menyoroti persoalan sarana dan prasarana kesehatan, khususnya belum tersedianya fasilitas kesehatan di Desa Pepas serta belum dibangunnya puskesmas pembantu (pustu) di Desa Malegoi, Kelurahan Montallat I.
Ia menekankan, mengingat wilayah tersebut kerap dilanda banjir, maka konsep pembangunan ke depan perlu menggunakan bangunan panggung.
Rujana juga menyampaikan bahwa dirinya bersama anggota DPRD lainnya telah berkoordinasi dengan pihak PLN Banjarbaru terkait aspirasi masyarakat Desa Sikan mengenai jaringan listrik.
Namun, dari pihak PLN disampaikan bahwa kendala utama adalah belum tersedianya akses jalan untuk mobilisasi peralatan.
“Sebagai wakil rakyat, kami memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan dan mengawal aspirasi masyarakat agar dapat dibahas dan diakomodir dalam penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2027,” tegas Rujana.
Anggota DPRD lainnya, Naruk Saritani, menekankan pentingnya pemberian insentif bagi tokoh dan pelayan masyarakat seperti damang, mantir adat, penghulu adat, marbot, ketua RT dan RW, serta guru sekolah minggu.
Menurutnya, insentif tersebut merupakan bentuk penghargaan atas peran mereka dalam membantu pemerintah dan menjaga keharmonisan sosial. Selain itu, ia juga mengusulkan pembangunan kantor PKK Paring Lahung.
Melalui Musrenbang RKPD Kecamatan Montallat ini, diharapkan seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dalam merumuskan program dan kegiatan pembangunan yang tepat sasaran serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (Uzi)



Tinggalkan Balasan