Sentra Pertanian Jagung Hibrida Dikembangkan di Kecamatan Teweh Timur dan Gunung Timang
Muara Teweh, METRO KALTENG. ID – Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara mengembangkan sentra pertanian jagung hibrida di dua kecamatan, yakni Kecamatan Teweh Timur dan Kecamatan Gunung Timang, Kalimantan Tengah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Barito Utara, Rahkbudi, kepada awak media pada Senin (12/1/2025) di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan, pengembangan sentra jagung hibrida di Kecamatan Teweh Timur dipusatkan di Desa Sempirang, Desa Mampuak I, dan Desa Mampuak II dengan total luas lahan mencapai sekitar 6.000 hektare. Dari beberapa hektare lahan yang telah ditanami, hasil panen jagung hibrida mencapai sekitar 2,5 ton per hektare.
Sementara itu, di Kecamatan Gunung Timang, sentra pertanian jagung hibrida berada di Desa Batu Raya I, Desa Batu Raya II, dan Desa Tongka, dengan luas lahan masing-masing sekitar 6.000 hektare. Beberapa lahan yang telah ditanami juga menunjukkan hasil panen yang sama, yakni mencapai 2,5 ton per hektare dengan sistem dan pola tanam berkelanjutan.
“Pengembangan jagung hibrida ini dilakukan secara berkesinambungan dengan harapan dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani,” ungkap Rahkbudi.
Ia menambahkan, hasil panen jagung hibrida saat ini masih dibawa ke Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, karena Kabupaten Barito Utara belum memiliki pabrik pengolahan jagung. (Uzi)



Tinggalkan Balasan